Kening Sampai Dekok, Cedera Mengerikan Rui Patricio, Lawan Liverpool Tadi Malam

Kening Sampai Dekok, Cedera Mengerikan Rui Patricio, Lawan Liverpool Tadi Malam

Bola Gila – Lihat dahi kiper Wolves Rui Patricio. Sampai jumpa! Inilah alasan peluit panjang pertandingan Wolves vs Liverpool di Liga Inggris, Selasa pagi 16 Maret 2021, tertunda selama 16 menit.

Cedera Rui Patricio terjadi setelah dahinya bertabrakan dengan lutut rekannya Conor Coady ketika pasangan itu mencoba mengamankan tembakan Mohamed Salah melawan Wolves pada menit ke-87 pertandingan Liga Premier di Molineux tadi malam.

Butuh beberapa menit sebelum petugas medis datang dan melakukan perawatan. Saat itu butuh lebih dari delapan menit, sebelum papan asisten wasit menunjukkan tujuh menit lagi. Total sekitar 16 menit dihabiskan untuk kejadian ini. Tapi keamanan pemain sepak bola adalah segalanya.

Baca juga:
Dahi Hingga Dekok, Cedera Mengerikan Rui Patricio, Lawan Liverpool Tadi Malam
Lionel Messi Pecahkan Rekor Baru Usai Mencetak Dua Gol di Kiper Huesca
Hasil Liga Inggris: Liverpool Menang Atas Wolves Hasil dari Mo Salah dan Sadio Mane & # 39; s sikap tanpa pamrih

Pertandingan Wolves vs Liverpool berakhir dengan skor 0-1 ketika mantan pemain Wolves Diogo Jota mengkhianati rekan satu timnya untuk melancarkan serangan dengan kaki kiri ke tiang dekat gawang Rui Patricio pada masa injury time babak pertama. Gol tersebut didahului oleh sikap tanpa pamrih Mohamed Salah dan Sadio Mane yang bertukar bola sebelum striker Senegal itu pindah ke Diogo Jota di sebelah kiri, dengan enam pemain Wolves dialihkan oleh Sane dan Salah.

Rui Patricio adalah pemain Portugal berusia 33 tahun, menghabiskan sebagian besar karirnya di Sporting Lisbon (sejak 2006) sebelum ditandatangani oleh Nuno Espirito Santo pada 2018.

Baca:  Man City Dinilai Lebih Baik Rekrut Pemain Bintang Lain Ketimbang Messi

Kecelakaan lutut Conor Coady membuat bek tengah itu merasa sangat tertekan. Semangat pertandingan menurun drastis sejak menit ke-87 saat pertandingan dilanjutkan selama tujuh atau delapan menit berikutnya. Jika pemain Wolves ditanya apakah mereka ingin mengakhiri permainan secepat mungkin, mereka pasti akan menerimanya. Cedera di dahi Rui Patricio terlalu parah untuk diingat.